Fakta Vaksin Covid Dan Mitosnya? Simak Kebenarannya Menurut Dokter Di Sini!

Beritahu yang lain
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Fakta Vaksin Covid Dan Mitosnya? Simak Kebenarannya Menurut Dokter Di Sini! – Hai pembaca setia Tanda Koma yang budiman. Wabah yang sedang melanda kita memang sangatlah mematikan. Tapi ternyata ada yang lebih mematikan dari virus tersebut, yaitu Hoax dan berita bohong yang malah memperkeruh suasana dan menyebarkan ketakutan berlebihan. Simak perbandingan fakta vaksin dan mitosnya di pembahasan berikut ya!

Vaksin Covid19
Keseharian kita sekarang telah beradaptasi dengan protokol kesehatan yang wajib seperti memakai masker.

Vaksinasi Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 sangat diperlukan untuk melindungi diri dan keluarga di masa pandemi ini selain juga usaha kita dengan mematuhi prokes (protokol kesehatan) yang diregulasi pemerintah dan instansi terkait.

Jika sobat Tanda Koma berencana untuk melindungi lebih lanjut dan mendapatkan vaksin Covid-19 namun masih ragu-ragu akibat banyaknya misinformasi yang beredar, berikut fakta-fakta vaksin yang disampaikan oleh para ahli untuk menjawab mitos menakutkan yang beredar di masyarakat.

Masih Terinfeksi Setelah Terkena Vaksin?

Banyak orang beranggapan, apabila seseorang yang sudah divaksin lalu masih dapat terinfeksi Covid-19 artinya vaksin tersebut tidak bekerja. Hal ini adalah mitos, sebab faktanya adalah vaksin memang tidak dapat mencegah virus untuk masuk dalam tubuh manusia. Akan tetapi, vaksin dapat meminimalisir derajat keparahan penyakit Covid-19.

“Kita perlu pahami meskipun kita sudah divaksinasi COVID kita masih memiliki risiko untuk terpapar dan tertular virus COVID-19,” diungkap oleh Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi beberapa waktu lalu.

Penelitian Tentang Virus
Penelitian tentang virus akan selalu dilakukan untuk menjawab tantangan dalam kesembuhan pasien Covid-19.



Meski demikian, dengan vaksinasi yang dilakukan, diharapkan tubuh lebih kuat terhadap paparan virus COVID-19. Sehingga apabila tetap tertular dengan kondisi apapun, sakit yang diakibatkan akan menjadi ringan dan tidak mengalami gejala berat yang mengharuskan pertolongan lebih lanjut.

Vaksin Covid-19 Tidak Untuk Orang Dengan Riwayat Penyakit Kronis?

Persatuan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) sudah menyatakan bahwa penderita pennyakit kronis seperti Asma, Diabetes Melitus, Hipertensi, Gagal Ginjal, Penyakit Jantung, dapat menerima vaksin Covid-19 selama dalam kondisi stabil dan dinyatakan layak menerima vaksinasi oleh dokter.

Baca Juga:  Sudah Tahu Cara Pakai Aplikasi Peduli Lindungi? Ikuti Panduan Gambar Berikut Yuk!

Mengingat kondisi penyakit Covid-19 dengan derajat berat justru terjadi pada kelompok orang yang memiliki penyakit kronis, vaksinasi Covid-19 justru dianjurkan untuk diberikan pada mereka supaya terlindungi dan mengurangi resiko kematian atau keparahan yang dapat terjadi.

Kualitas Vaksin Covid Merek Tertentu Lebih Baik Daripada Merk Lainnya?

Vaksin Covid yang sudah beredar di Indonesia saat ini telah melalui uji klinis dan mendapatkan pengesahan untuk penggunaan darurat oleh WHO, badan kesehatan dunia. Ini artinya vaksin yang ada di Indonesia sudah dibuktikan dapat bekerja dengan baik dan memberi perlindungan sebagaimana mestinya.

Vaksin yang paling bagus adalah yang saat ini tersedia untuk Anda, seperti yang Wakil Menteri Kesehatan, dr. Dante Saksono katakan, “Jawaban saya, bukan sebagai siapa di Kementerian Kesehatan, tapi sebagai dokter yang sehari-hari bertemu dengan pasien adalah vaksin apa pun yang terbaik asalkan Bapak dan Ibu dapat divaksin, itulah yang terbaik”.

Fakta Vaksin 1
Vaksin apapun mereknya telah lulus uji coba klinis dan aman untuk digunakan publik.

Jadi jangan menunda vaksin lagi karena menunggu ketersediaan merek tertentu yang belum ada dan tersedia. Segerakan vaksin dan daftar ke sentra vaksinasi terdekat ya!



Vaksin Tidak Boleh Diberikan Untuk Ibu Hamil dan Menyusui?

Banyak ibu hamil dan menyusui yang ingin mendapat vaksin Covid-19 namun khawatir apakah vaksin Covid-19 aman dan tidak mempengaruhi janin atau bayinya. Kabar gembiranya, vaksin Covid-19 sudah dinyatakan aman diberikan untuk ibu menyusui sejak Februari 2021 dan boleh diberikan pada ibu hamil sejak Juni 2021 menurut anjuran persatuan dokter ahli kandungan dan kebidanan indonesia (POGI).

Jadi, bumil dan busui, segera dapatkan vaksin Covid-19 untuk melindungi diri sendiri dan buah hati ya.

Vaksin Aman
Setelah menjalani uji klinis, dipastikan keseluruhan vaksin yang beredar sekarang adalah aman untuk dipakai masyarakat luas.

Nah, itu dia sekilas penjelasan mengenai fakta Vaksin Covid-19, jadi tunggu apa lagi? Segera dapatkan vaksinasi Covid-19 untuk melindungi diri dan keluarga kita. Namun, jangan lupa ketika berada di sentra vaksinasi, terapkan protokol kesehatan ya, agar terjaga dari penularan ketika sedang mengantre.

Baca Juga:  Simak Berikut Anjuran Dokter Untuk MPASI

Untuk menjawab beberapa pertanyaain lainnya yang sering muncul, bisa kamu langsung baca FAQ yang telah diterbitkan oleh Kemenkes Republik Indonesia di bawah ini ya!

FAQ-VAKSINASI-COVID-Dari-Kemenkes-2021

Kalau ada yang ingin kamu tanyakan, bisa langsung mengisi di kolom komentar di bawah ya! Nanti insya Allah akan dijawab langsung. Stay safe, stay healthy! (TAS)


Beritahu yang lain
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Dr. Tasiah N. Nur

Those who wander are never lost.

Dr. Tasiah N. Nur has 10 posts and counting. See all posts by Dr. Tasiah N. Nur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *