Lapar? Ini Makanan Khas Surabaya Yang Musti Kamu Cicipi!

Beritahu yang lain
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Lapar? Ini Makanan Khas Surabaya Yang Musti Kamu Cicipi! – Hai pembaca setia Tanda Koma. Kuliner menjadi salah satu daya tarik tersendiri sebuah daerah bagi semua orang, terlepas itu wisatawan maupun penikmat makanan. Kali ini kita akan membawakan kamu beberapa kulineran khas Surabaya apa saja sih yang wajib kamu cicipi ketika berkunjung ke sini? Yuk langsung saja simak ulasan singkat di bawah ini!

Tahu Tek Surabaya
Kelengkapan Tahu Tek memang dengan kerupuk renyah! (Sumber Foto: GoTravelly)

1) Tahu Tek

Makanan khas yang pertama adalah Tahu Tek atau Tahu Telor. Sesuai namanya, Tahu Tek atau Tahu Telor berisikan tahu yang telah digoreng dan diiris seukuran kotak-kotak kecil yang kemudian dicampur dengan telor yang dipotong-potong. Tak lupa juga ditambah dengan kerupuk dan taburan taoge kemudian disiram dengan saus kacang dengan mengikuti kepedasan sesuai selera. Campuran nikmat dari saus kacang dan pilihan lombok yang kita mau membuat makanan ini menjadi sangat nikmat untuk disantap malam-malam. Oh iya, makanan khas ini dimakan bersamaan dengan lontong ya!

Tahu Tek Khas Surabaya
Saos kacang yang diuleg bareng petis memang salah satu ciri khas kelezatan Tahu Tek ya! (Sumber Foto: Qraved)

Dijual seharga IDR 10.000-an, Tahu Tek ini mempunyai kenikmatan tersendiri. Karena petis yang diuleg bersamaan dengan kacang goreng tak lupa dengan lombok sesuai selera selalu menambahkan rasa gurih tersendiri ketika menyantap Tahu Tek dengan kerupuk yang kriuk. Duh, Surabaya!



2) Tahu Campur

Makanan khas Surabaya selanjutnya adalah Tahu Campur. Salah satu kuliner yang dilengkapi kuah berkaldu di dalamnya ini bisa menghangatkan tubuh dikala kedinginan. Hmm, cocok ya untuk disantap di musim hujan? Selain nikmat, ternyata Tahu Campur mempunyai komposisi bahan-bahan yang memiliki kandungan gizi tinggi. Bagaimana tidak, pada Tahu Campur sendiri terdapat beberapa macam sayuran yang dilengkapi dengan daging yang mengandung protein dan kesemuanya dicampur dan diaduk berikut kuahnya. Jagi tahu kan kenapa disebut Tahu Campur?

Baca Juga:  5 Hal Yang Kamu Perlu Tahu Sebelum Sunset Di Pantai Melasti

Tahu Campur
Tahu Campur dengan isian daging dan gajih biasanya jadi andalan untuk perut lapar. (Sumber Foto: PegiPegi)

Seringkali ditemukan sebagai jajanan kaki lima, Tahu Campur sendiri termasuk makanan yang mengenyangkan. Karena disajikan dengan lontong, sayuran, mie, dan juga daging sapi atau gajihnya yang kesemuanya dicampur dan disiram kuah tak lupa dengan olesan petis di piringnya sebelum dihidangkan. Lumayan loh, ketika makan Tahu Campur yang biasanya dijual sekisaran IDR 12.000 – IDR 18.000 tapi langsung seperti makan dengan menu selengkap itu ditambah dengan pengalaman duduk di pinggir jalan – asyik!

Tahu Campur Khas Surabaya
Dinikmati dengan kerupuk renyah plus kuah hangat, wenak rek! (Sumber Foto: MasakUntukmu)

3) Lontong Balap

Selanjutnya, berkaitan dengan lontong yang merupakan nasi lembut dibungkus dengan daun pisang, makanan khas Surabaya yang ini dinamakan Lontong Balap. Bukan karena lontongnya balapan ya, hehhe. Santapan ini terdiri dari kecambah dan bawang goreng, dengan lentho sebagai lauknya. Dikarenakan terkadang beberapa orang menikmati Lontong Balap dengan extra lontong, pastinya menyantap hidangan ini bisa membuat kenyang. Yang suka pagi-pagi nyari Lontong Balap siapa hayoo?

Lontong Balap Surabaya
Seporsi Lontong Balap yang selalu bikin kenyang! (Sumber Foto: KSM Tour)

Lontong Balap sebenarnya diberi nama demikian dengan merujuk ke beberapa versi. Yang paling sering di-omongin adalah dulu para penjual makanan lontong ini belum diberi nama balap, tapi karena penjualnya sering kali membawa gentong besar yang berisi kuah dan bahan racikan laininya (sebelum ada gerobak ya) dan terasa berat, akhirnya memanggulnya pun seringkali dipercepat – jadi tampak seperti sedang balapan. Begitulah asal usul nama legendaris Lontong Balap yang seringkali dihidangkan dengan petis dan kuah sertai irisan lontong dan remahan lentho serta taoge dan dihargai sekitaran IDR 10.000-an.



4) Sego Sambel

Nah buat kalian yang doyan sambel ato sambal, siapkan mental ya kalau datang ke Surabaya. Karena di kota Pahlawan ini, ada satu kulineran khusus yang berkaitan dengan percobaan seberapa kuat kalian makan sambel. Sego Sambel, termasuk kuliner penyetan legendaris asal Surabaya lho, penikmatnya tidak terbatas golongan usia. Komposisi kuliner Sego Sambel yang unik dan terdiri dari berbagai macam lauk semisal Iwak Pe (Ikan Pari), Ikan Asap, atau ayam dan beberapa lauk lainnya semakin mengundang kita untuk menahan pedasnya sembari menikmati rasa lauk yang asin dan sedap. Untuk sambalnya sendiri biasanya terbuat dari tomat, bawang putih, bawang merah, cabai, terasi, dan garam.

Sego Sambel Surabaya
Siapa yang hobi makan pedas? Bisa menghabiskan berapa porsi Sego Sambel nih? (Sumber Foto: Meramuda)

Tak heran, dengan hidangan nasi putih pulen hangat yang disiram sambel yang sangat pedas sehingga hampir menutupi nasinya tersebut seringkali disajikan di malam hari oleh penjual-penjual lokal. Sudah siap kepedesan sambil menyantap hidangan istimewa ini? Dengan harga seporsi biasanya IDR 18.000-an, kamu bisa menyantap Sego Sambel Mak Yeye di kawasan Wonokromo Wetan, Surabaya.

Baca Juga:  Ranu Manduro, Wisata Alam Yang Feeling Good Abis!



5) Lontong Kupang

Makanan khas Surabaya kali ini pasti mengundang beberapa orang untuk bertanya-tanya darimana asalnya dan kenapa bentuknya demikian, kan? Yup! Lontong Kupang, yang secara kontroversial sudah membuatnya terkenal, ternyata mempunyai rasa unik yang sangat enak! Tergolong menjadi makanan seafood, bahan utama dari Lontong Kupang ini adalah kerang kecil yang ditangkap di pantai yang berlumpur dan menggunakan tanah liat dicampur beberapa tumbuhan olahan berisi rumput atau ganggang laut.

Lontong Kupang Surabaya
Ini nih yang jadi menjadi makanan khas Surabaya terutama di daerah Kenjeran atau yang dekat pantai.(Sumber Foto: BacaID)

Lontong Kupang seringkali dihidangkan dengan ulegan petis dan bawang goreng yang kemudian dicampur dengan kuah dan bumbu sebelum dimasukkan lontong dan ditambah kupang. Sebagai pelengkap, seringkali lentho yang diremas sampai hancur dan bawang goreng ditabur di atas seporsi Lontong Kupang yang biasanya dihargai IDR 10.000 – IDR 15.000.

Jadi, kalau kamu sudah pernah mampir ke Surabaya makanan mana yang paling kamu suka? Kalau yang lagi di luar Surabaya pasti lagi kangen banget sambil baca makanan-makanan istimewa itu kan? Yuk kapan muleh Suroboyo rek? (ANP)


Beritahu yang lain
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Anggarda Putra

A long-lost traveler who enjoys a sip of cappuccino every morning.

Anggarda Putra has 93 posts and counting. See all posts by Anggarda Putra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *