Udah Pernah Nyobain Sunrise Batur? Baca 5 Tips Ini Sebelum Naik Gunung Batur Ya!

Gunung Batur Di Bali – Hai pembaca setia Tanda Koma yang suka banget liburan yang menantang dan suka banget berburu tempat-tempat baru di Indonesia dan salah satunya di Bali! Buat kalian yang hobinya menaklukkan gunung-gunung yang ada di Indonesia, pasti kalian ga asing deh dengan gunung yang akan Tanda Koma akan bahas kali ini.

Bali selain dikenal dengan pantainya tapi Bali juga dikenal dengan daerah pegunungannya. Bagaimana engga? Banyak pantai yang ditemukan dibalik perbukitan dan bahkan sudah terdengar banyak wacana dari beberapa tahun lalu bahwa Bali akan buat jalan tol dengan membelah atau melubangi gunung.

Bali punya beberapa gunung yang banyak didatangi oleh mereka yang merupakan pecinta alam atau yang memang menyukai kegiatan hiking nih. Beberapa diantaranya sepert Gunung Agung, Gunung Batur, Gunung Lesung dan masih banyak gunung lainnya.

Kali ini Tanda Koma akan bahas salah satu gunung yang lumayan dikenal banyak orang bahkan wisatawan asing banyak menyambangi gunung ini. Ini adalah Gunung Batur. Gunung Batur ini disebut-sebut sebagai “ibu” dari Gunung Agung loh!

Walaupun dari tinggi, kalian tahu bahwa Gunung Agung adalah yang paling tinggi di Bali dengan tinggi sekitar 3,142 meter dari permukaan laut sedangkan Gunung Batur cuma 1,717 meter dari permukaan laut. Sebutan tersebut karena Gunung Agung terbentuk akibat letusan dari Gunung Batur beberapa ratus tahun lalu.

Gunung Batur
Pemandangan dari puncak Gunung Batur (Sumber foto: Instagram @dektajuna)

Lokasi Gunung Batur

Kawasan Gunung Batur yang merupakan daerah wisata ini terletak di Kabupaten Bangli, Kintamani. Kalau dari Denpasar kira-kira kalian akan sampai ke kawasan Gunung ini sekitar 2 jam.

Kalau kalian ga mau jauh-jauh dari Denpasar ke Gunung Batur subuh-subuh nih, Tanda Koma menyarankan kalian bisa stay didaerah Ubud dengan mempersingkat perjalanan jadi sejam aja.

Baca Juga:  Wisata Seru Sambil Ngelihat Proses Pembuatan Coklat? Mampir Deh Ke Desa Coklat Bali!

Sepulangnya nanti kalian dari mendaki Gunung Batur, kalian bisa juga mengunjungi beberapa kawasan wisata lainnya didaerah ini saat perjalanan pulang ke Ubud atau Denpasar, seperti misalnya Pura Besakih atau juga kalau ke daerah pusat Bali kalian akan melewati daerah persawahan Tegalalang.

Tips Mendaki Gunung Batur

Gunung Batur
Matahari Terbit dari Puncak Gunung Batur (Sumber foto: Instagram @citrahman)

Nah, sebelum naik ke Gunung Batur nih, Tanda Koma punya beberapa tips buat kalian para pendaki gunung pemula ataupun bukan. Biar perjalanan kalian lancar terus sampai ke puncak bahkan pulang lagi ke rumah.

1. Persiapan Fisik dan Mental

Ini hal yang paling penting nih buat kalian yang mau mendaki gunung yang paling mendasar. Kalian harus persiapkan fisik kalian untuk menghadapi rintangan perjalanan.

Kalian mungkin sudah sadar kalau perjalanan mendaki ga mungkin lurus-lurus aja kan? Pasti ada jalanan yang membuat kalian mesti agak manjat dan lainnya yang pasti membutuhkan tenaga yang lumayan besar supaya sampai ke puncaknya.

Kalau kalian ga enak badan juga, ga disarankan deh kalian maksain perjalanan. Mending kalian tundak untuk sementara sampai badan kalian sehat dan segar lagi jadi perjalanan mendaki juga bisa kalian nikmatin.

Mental juga diperlukan karena kalian pasti bakalan cape dan mungkin pengen balik turun aja karena ga kuat. Persiapin mental kalian kalau kalian bakalan cape dan ga akan nyerah kalau belum sampai ke puncak.



2. Temukan Waktu yang Tepat

Selain persiapan diri, kalian juga perlu ngecek nih cuaca di tanggal kalian akan mendaki. Apakah kalian akan mendaki saat musim hujan atau mendaki saat musim kemarau?

Walaupun kalian mendaki saat musim kemarau, ga menutup kemungkinan bahwa akan hujan juga ya karena kondisi alam bisa berubah-ubah. Jadi lebih baik kalian juga bisa ngecek cuaca harian sehari sebelumnya supaya kalian lebih siap.

Pendakian Gunung Batur biasanya akan dimulai dari jam 4 subuh dengan durasi pendakian sampai ke puncak sekitar 1-2 jam. Jadi kalian akan sampai dipuncak sekitar jam 6 pagi. Ini adalah waktu terbaik buat kalian yang pengen menikmati pemandangan matahari terbit diatas puncak Gunung Batur nih.

3. Persiapkan Perlengkapan Pendakian

Nah, setelah kalian udah mengecek kondisi cuaca dihari pendakian, kalian juga harus mempersiapkan perlengkapan yang perlu kalian bawa selama pendakian nih. Sepatu gunung adalah salah satu perlengkapan yang penting untuk mendaki supaya kalian nyaman mendaki dengan kondisi jalan yang berbatu, berpasir atau berlumpur.

Baca Juga:  Review Summerland Lippo Mall Kuta. Liburan Aktif Bareng Si Kecil?

Kalian perlu juga bawa jaket karena kalian akan mulai perjalanan saat subuh yang sudah pastinya dingin didaerah gunung. Ga lupa kalian juga perlu bawa tas gunung yang anti air dengan baju ganti didalamnya kalau-kalau hujan dan kalian harus ganti baju biar ga kedinginan nantinya dipuncak gunung.

Sudah pasti ini juga penting, perbekalan untuk pendakian kalian naik dan turun. Pastikan kalian bawa air minum dan mungkin beberapa makanan kecil untuk menghilangkan rasa haus dan laper kalian. Jangan lupa bawa plastik sampah sendiri ya! Jadi kalian bisa tetep jaga kebersihan dikawasan wisata ini biar tetep cantik dan bersih.



4. Cari pemandu wisata

Di Gunung Batur kalian juga ngebutuhin pemandu yang kebanyakan adalah penduduk lokal yang sudah hafal jalur pendakian dengan rintangan pendakian yang bakal kalian hadapi.

Kalian yang pertama kali tentunya perlu banget pemandu biar mereka bisa ngasi tau jalur mana yang cocok sama skill pendakian kalian apalagi kalian yang baru pertama kali mendaki Gunung ini.

5. Pilih Jalur Pendakian

Yang terakhir, pastinya kalian perlu pilih jalur pendakian sesuai kemampuan kalian yah! Jangan maksain untuk pakai jalur yang sulit kalau kalian ga terbiasa mendaki. Karena kalau kayak gitu bukannya kalian menikmati perjalanan mendaki, yang ada malah pingsan ditengah jalan dan gagal menuju puncak.

Itu dia saran-saran yang bisa Tanda Koma kasih buat kalian yang mau mendaki Gunung Batur nih. Mending persiapan kalian mateng sebelum mendaki yah biar pengalaman mendaki kalian jadi pengalaman yang ga terlupakan.

Anggarda Putra

A long-lost traveler who enjoys a sip of cappuccino every morning.

Anggarda Putra has 118 posts and counting. See all posts by Anggarda Putra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *